Daftar Museum di Surabaya
1. Museum Loka Jala CranaMuseum Loka Jala Crana dulunya dikenal dengan nama Museum Akabri Laut dan Museum TNI Angkatan Laut. Museum yang didirikan pada tahun 1969 ini menyimpan berbagai peralatan dan sarana yang digunakan oleh TNI Angkatan Laut serta informasi dan dokumentasi sejarah perkembangan angkatan laut di Indonesia. Beberapa koleksi yang dimiliki museum ini adalah meriam kapal perang, helikopter, pesawat, serta replika kapal latih fenomenal milik TNI AL, KRI Dewaruci.
Alamat: Jl. Komplek Akabri Laut, Morokembangan, Surabaya
Jam Buka: Senin-Minggu pukul 08.00-14.00
Tiket Masuk: Gratis
KRI Dewaruci
Di samping memberikan pengetahuan mengenai sejarah perkembangan kesehatan dan alat-alat kedokteran, Museum Kesehatan di Surabaya tampak agak mengerikan. Pasalnya, Museum ini memiliki satu bagian ruangan yang menampilkan benda-benda santet. Benar, santet, praktik tradisional berbau mistis yang amat berlawanan dengan ilmu medis. Di museum ini, ditampilkan berbagai bukti praktik santet di Indonesia berupa boneka jelangkung, telur busuk, paku, tanah kuburan, dan foto-foto ronsen yang menunjukkan adanya paku, pecahan kaca, atau potongan besi di dalam tubuh seseorang.
Alamat: Jalan Indrapura No. 17, Surabaya
Jam Buka: Senin-Jumat pukul 08.00-15.00, Sabtu-Minggu pukul 09.00-14.00 (Museum tutup pada hari libur nasional)
Tiket Masuk: Rp1.500
3. Museum Perjuangan 10 November
Museum 10 November menyediakan informasi dan gambaran mengenai perjuangan bangsa Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan. Museum yang letaknya berdekatan dengan Tugu Pahlawan menampilkan diorama pertempuran 10 November, patung para pahlawan nasional, serta tank, meriam, bambu runcing dan berbagai jenis senjata yang digunakan pada masa peperangan.
Alamat: Jalan Pahlawan, Surabaya 60175
Jam Buka: Senin-Kamis pukul 08.00-14.30, Jumat pukul 08.00-14.00, Minggu pukul 08.00-13.00 (Museum tutup pada hari Sabtu dan libur nasional)
Tiket Masuk: Rp2.000
Museum 10 November
Museum Sampoerna, atau House of Sampoerna, merupakan museum rokok milik salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia Sampoerna. Museum ini memperlihatkan berbagai jenis tembakau, alat pengering tembakau, dan benda-benda yang berhubungan dengan pembuatan rokok. Koleksi House of Sampoerna lainnya adalah barang-barang milik pendiri perusahaan Sampoerna (Seeng Te dan Tjiang Nio) dan foto-foto dewan direksi Sampoerna dari dulu hingga sekarang.
Alamat: Jalan Taman Sampoerna No. 6, Surabaya
Jam Buka: Senin-Minggu pukul 09.00-22.00
Tiket Masuk: Gratis
Museum Sampoerna
Museum Joang 45 dulunya berfungsi sebagai hotel mewah bernama Hotel Schomper di Surabaya. Kini, gedung tersebut berubah menjadi museum yang menampilkan gambaran peristiwa bersejarah antara tahun 1944-1949 di Indonesia. Beberapa koleksi yang dapat disaksikan di Museum Joang 45 adalah foto-foto dokumentasi Rapat Raksasa IKADA, Bandung Lautan Api, dan Peristiwa 10 November. Pengunjung juga bisa melihat patung dada para pahlawan Indonesia serta lukisan yang menggambarkan Pergerakan Kemerdekaan di negeri ini.
Alamat: Jalan Mayjend. Sungkono, Surabaya
Jam Buka: Selasa-Kamis pukul 09.00-15.00, Jumat pukul 09.00-14.30, Sabtu pukul 09.00-12.30, Minggu pukul 09.00-15.00 (Museum tutup pada hari Senin)
Tiket Masuk: Dewasa Rp2.000, Mahasiswa Rp1.500, Anak-anak/Pelajar Rp650
6. Museum Negeri Mpu Tantular
Museum Neger Mpu Tantular dibangun pada tahun 1933 oleh seorang warga Surabaya berkebangsaan Jerman, Godfried von Faber, namun baru diresmikan pada 25 Juli 1937. Dulunya, museum ini dikenal dengan nama Stedelijk Historisch Museum Soerabaia. Museum ini menyimpan berbagai benda-benda unik peninggalan masa lampau seperti telepon perunggu, sepeda kayu, sepeda tinggi, sepeda motor uap, shimponion (sejenis alat musik), senjata kuno, ukiran, dan masih banyak lagi. Letaknya memang tak persis di Surabaya melainkan di kabupaten Sidoarjo yang berbatasan langsung dengan Surabaya.
Alamat: Jalan Raya Buduran, Sidoarjo 61252
Jam Buka: Selasa-Kamis pukul 08.00-15.00, Jumat pukul 08.00-14.00, Sabtu-Minggu pukul 08.00-12.30 (Museum tutup pada hari Senin)
Tiket Masuk: Dewasa Rp2.000, Anak-anak Rp1.500
Tertarik? Segera susun rencana jalan-jalanmu dan jangan lupa pesan hotelnya di
masih butuh kelinci ga gan?
BalasHapus